Apa itu Reciprocating? Berikut Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya

Reciprocating

Mungkin Anda sering mendengar kata reciprocating pada jenis pompa, mesin, kompresor, maupun gergaji. Sejatinya, reciprocating adalah salah satu jenis gerak atau prinsip kerja suatu mesin. Namun, gerak yang seperti apa?

Artikel berikut ini akan membahas tentang definisi dari reciprocating, cara kerjanya, dan juga contoh alat-alat yang menggunakan prinsip kerja reciprocating.

Pengertian Reciprocating

Pada hakikatnya, gerak resiprokasi atau reciprocating adalah gerakan bolak-balik linear yang bisa berbentuk gerakan naik-turun atau maju-mundur secara berulang-ulang. Adapun pengaplikasinya pada alat atau mesin biasanya akan membutuhkan komponen yang saling terhubung misalnya penggerak seperti piston.

Gerak reciprocating dapat Anda temukan dalam mekanisme kerja alat-alat seperti kompresor, pompa, dan gergaji. Berikut ini adalah penjabaran masing-masing alat tersebut.

Kompresor Reciprocating

PISTON AIR COMPRESOR KOMPRESOR ANGIN 5HP KOMPRESOR LISTRIK
PISTON AIR COMPRESOR KOMPRESOR ANGIN 5HP KOMPRESOR LISTRIK | Sumber: padiumkm.id

Kompresor udara bolak-balik (Kompresor Reciprocating) terdiri dari piston yang digerakkan oleh poros engkol yang tertutup di dalam silinder. Kompresor udara bolak-balik yang khas juga terdiri dari katup hisap dan pelepasan.

Kompresi dicapai melalui siklus operasi. Pertama, piston menerima tenaga dari poros utama melalui poros engkol yang berputar. Selama langkah hisap piston, volume di dalam silinder meningkat sementara tekanannya menurun. Hal ini memungkinkan udara luar bertekanan relatif lebih tinggi untuk membuka saluran masuk dan masuk ke ruang silinder.

Pada langkah kompresi piston, volume di dalam silinder berkurang, sehingga meningkatkan tekanan udara yang terkumpul. Peningkatan tekanan ini membuka katup keluar, menyebabkan udara bertekanan tinggi terkompresi mengalir keluar silinder menuju tangki penyimpanan.

Kompresor udara bolak-balik berbeda dari jenis mekanisme kompresi lainnya karena alirannya sangat terkontrol. Laju aliran volumetrik hanyalah volume ruang silinder dikalikan dengan laju langkah piston. Dengan kata lain, keluaran kompresor bolak-balik hanya bergantung pada mekanisme perpindahan (piston, poros, dan poros engkol). Karakteristik ini sangat bermanfaat dari sudut pandang otomatisasi dan kontrol.

1. Sistem Kerja Tunggal

Jenis sistem kerja tunggal kompresor reciprocating adalah jenis yang sering ditemukan di pasaran. Penggunaannya banyak digunakan pada bidang pekerjaan yang membutuhkan tekanan udara yang kecil seperti bengkel, pemeliharaan dan perbaikan industri.

2. Sistem Kerja Ganda

Kompresor dengan sistem kerja ganda umumnya memiliki port inlet dan outlet pada kedua sisi tabung silinder. Cara kerjanya mirip dengan sistem kerja tunggal. Hanya saja jenis ganda biasa digunakan pada industri-industri besar seperti kereta api dan industri yang menggunakan tekanan hingga 150 BAR.

Kelebihan dari kompresor reciprocating adalah harganya yang terjangkau dan perawatan yang mudah dilakukan. Selain itu dapat digunakan pada pekerjaan yang membutuhkan tekanan yang tinggi. Di sisi lain, kekurangan dari kompresor reciprocating adalah suara bising dan suhu udara yang dihasilkan tinggi. Udara yang dihasilkan juga memiliki kandungan minyak yang cenderung tinggi.

Pompa Reciprocating

Pompa Reciprocating
Pompa Reciprocating

Selain kompresor, ada pula jenis pompa yang menggunakan prinsip kerja reciprocating. Pompa reciprocating adalah pompa yang menggerakkan fluida dengan menggunakan tekanan yang dihasilkan oleh mekanisme penggerak pompa yang bekerja secara maju-mundur di dalam silinder.

Secara umum, pompa ini tersusun dari beberapa komponen antara lain:

  • Piston/plunger/diafragma, yaitu komponen penggerak yang mengatur pergerakan masuk keluarnya fluida.
  • Ring atau seal, yaitu komponen yang mampu mencegah kebocoran fluida.
  • Silinder, komponen yang menampung kerjanya piston dan fluida.
  • Katup masuk atau inlet/suction valve, yaitu komponen yang berfungsi untuk mengatur masuknya fluida saat proses penghisapan.
  • Katup keluar atau outlet/discharge valve, komponen yang mencegah fluida agar tidak kembali ke dalam ruang kerja pompa.

Pergerakan fluida diatur oleh katup masuk dan katup keluar. Bisa dikatakan volume fluida yang masuk dan keluar akan sama. Umumnya kapasitas pompa reciprocating adalah 10 atm dan kecepatan putar sekitar 250-500 rpm. Dimensi tersebut cukup tergolong besar dan berat, sehingga pompa ini sering digunakan pada industri seperti lumpur, minyak, bahan kimia, dan juga uap.

Salah satu contoh pompa reciprocating adalah metering pump, yaitu pompa yang mampu

menghasilkan volume fluida yang diinginkan sesuai kebutuhan. Adapun jenis pompa ini mampu dibedakan berdasarkan penggeraknya antara lain:

1. Pompa Piston

Seperti namanya, pompa ini menggunakan piston sebagai penggerak untuk menghisap dan mengeluarkan fluida. Piston atau torak ini akan bergerak maju-mundur di dalam silinder. Fluida yang masuk akan ditekan oleh piston sehingga mampu naik dan menuju ke titik alur keluar.

2. Pompa Plunger

Cara kerja pompa ini mirip dengan pompa piston. Yang membedakan adalah bentuk dari pompa ini yang lebih panjang serta paking yang menempel pada silinder. Penggerak dari pompa ini adalah plunger atau silinder baja yang panjang.

3. Pompa Diafragma

Pompa reciprocating jenis ini adalah pompa yang didesain memiliki diafragma yang bekerja mirip seperti paru-paru manusia. Diafragma atau membran ini terbuat dari karet yang terhubung dengan baut pada komponen lain.

Fluida akan terhisap masuk ketika diafragma mengempis dan sebaliknya fluida akan keluar ketika diafragma mengembang karena adanya perbedaan tekanan pada dua komponen katup tersebut.

Gergaji Reciprocating

Gerak reciprocating juga dapat Anda temukan pada mekanisme gergaji reciprocating. Jenis gergaji ini menggunakan gerakan maju-mundur pada mata pisau untuk memotong berbagai macam material dan kegunaan mulai dari logam, kayu, bahan komposit, hingga papan gipsum.

Mekanisme gergaji ini biasanya menggunakan engkol yang terhubung dengan roda untuk menggerakkan batang yang terhubung dengan mata pisau gergaji. Umumnya gergaji reciprocating saat ini hadir dengan fitur kecepatan yang bisa diatur.

Itulah penjabaran mengenai reciprocating serta penggunaannya pada berbagai macam alat. Reciprocating adalah prinsip kerja yang sederhana, namun memiliki manfaat yang berguna bagi kehidupan manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *